Mengenal Jenis- Jenis bahan Hijab

Jenis bahan hijab kini menjadi bahan pertimbangan para muslimah sebelum membuat keputusan untuk membeli secara online. Dahulu model hijab hanya ada segiempat bahan dari paris, bahan yang tipis dan sedikit menerawang dengan warna kebanyakan polos. Namun sekarang sudah sangat banyak trend hijab dengan berbagai jenis bahan pula . Bahan yang berbeda dalam pembuatan hijab bisa anda temui di model- model hijab yang sekarang sedng menjadi trend. Sebaiknya anda juga harus mengetahui bahan apa aja yang biasa dipakai dalam jilbab 


Berikut sekilas kita bahas bahan-bahan yang biasa dipakai untuk model jenis hijab.


SIFFON
Bahan dasar dari siffon sendiri terdiri dari kapas, serat sintesis, dan sutra. Jenis kain ini sifatnya tipis jadi ringan jika dipakai di kepala, banyak para hijabers yang mulai menggunakannya. Untuk memakai jilbab dari bahan siffon ini sebelumnya kenakan dalaman/ciput yang berbahan kaos sehingga tidak terasa panas. Jilbab berbahan sifon ini mudah untuk dikreasikan menjadi banyak macam gaya namun membutuhkan peniti atau jarum pentul agar jilbab tidak mudah lepas. Selain itu bahan sifon juga memiliki banyak motif yang lucu dan unik yang bisa anda sesuaikan dengan gaya casual,santai maupun pesta.



HYCON

Bahan dari kain hycon sebenarnya tak jauh beda dengan bahan sifon. Hany saja perbedaanya terletak pada kelembutannya, dimana sifon lebih lembut daripada hycon. Bahan ini juga dapat digunakan sebagai dalaman rok/puring.




PARIS

Jilbab berbahan ini sering digunakan para muslimah Indonesia sejak dulu sebelum trend hijabers muncul. Jenis jilbab ini bisa digunakan di berbagai acara baik untuk santai, ke kantor atau bahkan ke pesta. Bahan ini cenderung tipis dan saat mengenakannya anda sebaiknya melapisinya dengan jilbab lain atau dalaman agar tidak menerawang saat dipakai




KATUN
Bahan dari katun memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah kain katun combed dan kain katun caded. Kalau kain katun combed cenderung lebih halus seratnya sedangkan kain canded serat benangnya kurang halus dan rajutannya juga kurang rata. BAhan katun terbuat murni 100% dari kapas alami, bahan dari jenis katun memiliki tekstur yang dingin, halus, nyaman dan menyerap keringat sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di acara santai atau hang out. Kekurang dari bahan ini sendiri adalah sedikit sulit dibentuk sesuai keinginan karna bahannya yang sedikit kesat saat dipakai.



SPANDEK

Bahan dari kain spandek memiliki ciri-ciri yaitu sifatnya yang lebih elastis. Spandek juga sering dipakai sebagai bahan untuk pakaian dalam seperti bra, kaus kaki, kaos, dan legging. Keuntungan kaos berbahan spandex adalah bisa dipakai dalam berbagai kondisi,terlebih untuk anda yang memiliki aktivitas padat dan banyak bergerak.



KASHMIR


Jilbab berbahan Kashmir ini jika semakin sering dicuci maka akan semakin halus. Sehingga bisa membuat bahan ini tergolong mewah dan berkualitas. Jangan heran apabila harga Kashmir yang asli bisa menguras kantong anda. Kashmir bisa dipadupadankan dengan pakaian atau bawahan seperti rok yang berbahan jeans.




Itulah beberapa bahan yang sering dipakai untuk model jilbab .Setelah mengetahuinya anda bisa memilih jlilbab sesuai bahan yang anda inginkan dan nyaman dipakai. Dan tentu anda bisa lebih mengetahui cara merawatnya ya sesuai bahan jilbab. 



Subscribe to receive free email updates:

6 Responses to "Mengenal Jenis- Jenis bahan Hijab "

  1. Adem banget kalau lihat wanita berhijab :-)

    ReplyDelete
  2. kalo jilbab saya hampir semua bahannya paris mbak :)

    ReplyDelete
  3. paling seneng kalo liat wanita pake jilbab, adem, cantiknya nambah... pokoknya subhanallah.

    ReplyDelete
  4. Aku baru tau ada bahan hycon yaahh.. Paris sih yang terkenal dan murmer lagi ya harganya hihihii... Kashmir agak licin begitu ya mba?

    ReplyDelete